Learning Capital Market in SBM ITB

“Jika ingin belajar berenang, berlatihlah di kolam renang. Kalau hendak mahir bermain saham, bertransaksilah di pasar saham yang sesungguhnya”. Filosofi ini yang diterapkan pada proses pembelajaran di mata kuliah MB 4124 Capital Market di Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung, SBM ITB. Untuk merealisasikan visi tersebut, SBM ITB menggandeng Kresna Sekuritas untuk membangun fasilitas Financial Trading Center, (FTC), di lingkungan SBM ITB . Diresmikan sejak 7 Agustus 2010, fasilitas ini digunakan secara intensif sebagai penunjang utama pelaksanaan perkuliahan Capital Market.
pak dedy1Mahasiswa difasilitasi untuk dapat bertransaksi secara real time dengan mendapatkan dukungan informasi dan pelayanan layaknya bagai pemain saham yang professional . Yang mencolok dari fasilitas Financial Trading Center ini adalah adanya papan informasi berupa ticker dengan ukuran 4m x 40 cm yang menampilkan perkembangan harga dan index saham di Indonesia dan berbagai indeks dunia secara real time. Selain itu, pengguna fasilitas juga dimanjakan dengan 3 buah telivisi layar 32 inch, dan 1 layar besar tv berukuran 52 inch yang menyediakan 24 jam non stop informasi , analisis dan perkembangan terakhir tentang pasar saham baik lokal, regional maupun internasional.


Sedikit berbeda dengan pakem yang ada, mahasiswa yang memilih mata kuliah Capital Market diwajibkan untuk membuka akun pada Kresna Suritas yang memungkinkan mahasiswa melakukan transaksi saham secara riil. Kerjasama dengan Kresna Sekuritas memungkinkan mahasiswa membuka akun dengan nilai minimal. Deddy P. Koesrindartoto Ph.D dosen SBM ITB, inisiator pembangunan fasilitas FTC mengatakan “ Fasilitas ini dibangun dengan tujuan untuk memberikan pemahaman dan kemampuan teknis mahasiswa yang paripurna terhadap pasar saham. Dengan mengintegrasikan kegiatan pembelajaran dikelas dan pengalaman langsung bertransaksi, mahasiswa diharapkan tidak hanya mengetahui teknik, tetapi juga membangun ‘wisdom’ dalam berinvestasi di pasar modal. Menang dan kalah pada transaksi sesungguhnya tentunya akan memberikan pengalaman yang lebih kaya dan lebih membekas jika dibandingkan melakukan transaksi simulasi”.

Pelaksanaan perkuliahan dibuat semakin lengkap dengan cara mengundang praktisi sebagai pembicara tamu untuk memberikan wawasan yang luas, dimulai dari perspektif aktifitas ke profesian , hingga tips dan trick dalam bertransaksi di pasar modal. Aktifitas belajar yang terstruktur inilah berhasil menjadikan kinerja FTC sangat impresif. Dimotori oleh 80 investor pemula yang bergabung dalam mata kuliah Capital Market, pada semester I 2010/2011 lalu total transaksi Kresna-SBM ITB FTC berturut-turut mencapai 1,2 milyar meningkat ke 2,2 milyar, dan menjadi 3 milyar rupiah dalam tiga bulan pertama pengoperasiannya. Manfaat yang dirasakan mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan Capital Market tercermin dari evaluasi dan beberapa komentar mahasiwa dalam evaluasi pelaksaan kelas : ” This course is very useful, now I understand how to trading, how to use the tools”, “ Very useful for my life. It is a good start and give excellent perspective in investing in the capital market”, “Capital market course rockz!!” , “ What I loved the most about this course: the chance to do stock trading by myself, the experience of the ups & downs in stock trading”.
Mata kuliah ini merupakan matakuliah pilihan bukan hanya bagi mahasiswa SBM saja, tetapi terbuka bagi seluruh program sarjana di ITB. Saat ini sudah tercatat mahasiswa STEI, FTMD, FTI, FTSL dan FSRD aktif mengikuti kuliah yang dibuka setiap semester. Fasilitas ini juga terbuka bagi seluruh civitas akademika ITB yang ingin memulai belajar berinvestasi tentang pasar modal.

Kresna SBM1Kresna SBM2

Deddy yang memiliki latar belakang Financial Economics menyatakan bahwa pengembangan kedepan Kresna-SBM ITB FTC adalah untuk mengiplementasikan fasilitas ini sebagai one stop shoping point. Yaitu dengan mengintegrasikan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan berinvestasi di pasar modal yang meliputi kegiatan pendidikan, aktivitas penelitian, dan pengembangan ke profesian di SBM ITB. Untuk menginformasikan keberadaan fasilitas ini , Kresna SBM FTC secara rutin mengadakan acara edukasi terbuka bagi seluruh civitas ITB seperti pelaksanaan investor gathering, investor promotion, workshop, training dan lainnya. Dalam penutup diskusi Deddy menyampaikan bahwa pendirian Kresna SBM FTC merupakan langkah awal untuk merealisasikan visi SBM ITB sebagai institusi terdepan pengembangan pendidikan di bidang keuangan di Indonesia.

Deddy P. Koesrindartoto Ph.D berkantor di Gedung SBM ITB ruang 219, bisa dihubungi memalui email: deddypri@sbm-itb.ac.id atau telephone 022 2501923 xt 219.*** (DPK)