(Bahasa) Malam Satoe Indonesia Round Table Charity Dinner

Seorang wirausaha atau enterpreneur jika ingin sukses harus dididik dengan usaha keras bukan dibangun begitu saja. Hal ini dikutip dari Soegeng Sarjadi, yang menjadi salah satu pemberi keynote pada acara jamuan makan penggalangan dana Malam Satoe Indonesia di Four Seasons Hotel, 10 Desember 2011 lalu. Salah satu hal yang menjadi penting dalam karakteristik wirausaha adalah giveback atau membalas-beri. Hal itulah yang berusaha disampaikan oleh mahasiswa Sekolah Bisnis dan Manajemen, Institut Teknologi Bandung yang menggelar acara penggalangan dana untuk organisasi binaan mereka, Satoe Indonesia.

Satoe Indonesia (SI) merupakan organisasi pemuda yang dibentuk oleh mahasiswa Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM-ITB) yang bertujuan untuk mendidik masyarakat pedesaan sehingga mampu mandiri di bidang ekonomi. Berikut yang diungkapkan Panji Wicaksono sebagai Vice President Satoe Indonesia pada sambutan. Organisasi Satoe Indonesia ini sendiri berdiri 7 tahun lalu dan sampai dengan sekarang telah memiliki 2 desa binaan yang terletak di kecamatan Ciwidey dan tahun ini, Satoe Indonesia membuka desa baru yaitu desa Cigobo di kecamatan Cisalak, Subang Jawa Barat.

Acara penggalangan dana yang merupakan rangkaian pre-event dari acara SBM ITB 7th Annual Charity Golf Tournament 2012 ini dihadiri oleh 200 tamu undangan yang terdiri dari perwakilan berbagai perusahaan sponsor; perwakilan Asosiasi seperti KADIN, HIPMI, PGI, IA-ITB ; orang tua murid mahasiswa; dan alumni pengurus organisasi Satoe Indonesia, salah satu pendirinya adalah, Aliya Rajasa.

Kami mendirikan Satoe Indonesia 7 tahun lalu sebagai organisasi non-profit yang melakukan community development untuk membangun desa mandiri, dan mewujudkan cita-cita Rumah Pintar Indonesia berikut ungkapnya dalam sesi talkshow yang dipandu oleh MC Tina Talisa dan Dessy, salah satu pengurus Rumah Pintar di Ciwidey. Kami berharap Satoe Indonesia dapat menjadi warisan angkatan kami untuk angkatan adik-adik kami untuk tumbuh dan dikembangkan. ujar Aliya Rajasa, menutup perbincangan talkshow malam itu.

Selain talkshow Satoe Indonesia, beragam sesi acara lain yang ditampilkan adalah pertunjukan kesenian yaitu Angklung, Karinding dan Jaipong oleh tim kesenian Rumah Pintar Ciwidey ; lelang hasil kerajinan dan bintang tamu, Vina Panduwinata.

Lewat acara ini, mahasiswa SBM-ITB berusaha menyampaikan rasa terima kasih untuk berbagai pihak yang telah mendukung Satoe Indonesia, dan menyampaikan pesan untuk membawa harapan Satoe Indonesia bersama-sama, sesuai tema rangkaian acara Golf Tournament 2012 : Hope in One.

Rangkaian acara selanjutnya yaitu Golf Tournament akan diadakan di Pantai Indah Kapuk pada 19 Februari 2012 dengan Registration Fee sebesar Rp 2,500,000. Menawarkan hadiah Hole in One berupa : Mercedez Benz, BMW, Harley Davidson , serta berbagai lucky draw menarik. Untuk berpartisipasi, dapat menghubungi Cindy Herra di 081384876028 dan kunjungi website www.sbmgolftour2012.com.

Satoe Indonesia, untuk satu Indonesiaku ! Let?s gather hope, together !