Bakat Yang Menuai Prestasi

Genia Despriana mahasiswa tingkat satu Program Studi Sarjana Manajemen Bisnis angkatan 2015 yang mempunyai segudang prestasi dalam bidang musik. Sebagai mahasiswa baru ia harus bisa membagi waktu antara kuliah dan aktivitasnya di dunia musik yang semakin padat. Hal ini bukan merupakan suatu hal yang datang tiba-tiba, ia mempunyai berbagai impian dalam hidupnya, “tanpa saya sadari saat ini saya sudah meraih sebagian dari mimpi saya yaitu menjadi mahasiswi SBM ITB dan memulai karir saya di industri musik Indonesia” ujarnya.

Umur 7 tahun ia mengenal alat musik seperti piano klasik, di tempat ia menyelesaikan Sekolah Dasarnya di SD Muhammadiyah 4 Surabaya, bakatnya di bidang kreatif sudah tertanam dengan baik, dibuktikan dengan prestasinya dengan menjuarai berbagai lomba menggambar dan piano klasik di sekolah, dalam bidang musik Ia juga suka bernyanyi solo maupun kelompok.Genia Despriana mahasiswa tingkat satu Program Studi Sarjana Manajemen Bisnis angkatan 2015 yang mempunyai segudang prestasi dalam bidang musik. Sebagai mahasiswa baru ia harus bisa membagi waktu antara kuliah dan aktivitasnya di dunia musik yang semakin padat. Hal ini bukan merupakan suatu hal yang datang tiba-tiba, ia mempunyai berbagai impian dalam hidupnya, “tanpa saya sadari saat ini saya sudah meraih sebagian dari mimpi saya yaitu menjadi mahasiswi SBM ITB dan memulai karir saya di industri musik Indonesia” ujarnya.

Umur 7 tahun ia mengenal alat musik seperti piano klasik, di tempat ia menyelesaikan Sekolah Dasarnya di SD Muhammadiyah 4 Surabaya, bakatnya di bidang kreatif sudah tertanam dengan baik, dibuktikan dengan prestasinya dengan menjuarai berbagai lomba menggambar dan piano klasik di sekolah, dalam bidang musik Ia juga suka bernyanyi solo maupun kelompok.Prestasinya terus bertambah, pada saat Genia di bangku SMP memenangkan berbagai kompetisi yang mewakili SMP Negeri 6 Surabaya, diantaranya menjuarai Lomba Vocal Group PORSENI (Pekan Olah Raga dan Seni) tingkat Jawa Timur, menjadi juara 1 Lomba Pop Group Deteksi Convention yang diadakan oleh Jawa Pos. Sedangkan untuk tingkat internasional, ia tergabung dalam paduan suara Spensix Choir yang meraih Silver diploma dan Silver medal pada Asian Choir Games (Lomba Paduan Suara se-Asia) dan International North Sulawesi Choir Competition (Lomba Paduan Suara Internasional di Sulawesi Utara).

Pada saat Genia SMA prestasi dalam bidang musiknya terus berkembang, Ia menjadi juara 1 Final Lomba Vokal Solo Idola Remaja Tingkat Jawa Timur, juga tergabung dalam Paduan Suara Gita Smala yang menjadi Juara 1 dan meraih Gold Medal pada Festival Paduan Suara tingkat Nasional di ITB kategori Mix Youth, meraih Silver Medal pada Festival Paduan Suara ITB kategori Folklore dan Internasional, kemudian ia bergabung dalam grup vokal Semanggi yang menjadi semi finalis acara Suara Indonesia yang diadakan oleh Trans TV. Walaupun hanya sampai babak semifinal, tidak menyurutkan langkahnya untuk mengikuti kompetisi vokal grup bergengsi lainnya. Terbukti dengan menjadi juara FOGI (Festival Vocal Group Indomaret) tahun 2010.

 

Hobi Genia dalam bidang musik terutama menyanyi terus berkembang menjadi bidang yang ditekuninya secara profesional. Sejak menjuarai FOGI (Festival Vocal Group Indomaret) tahun 2010, keberhasilan itu membawanya ke dunia Industri Musik Indonesia secara profesional. Setelah melalui kompetisi dan audisi yang panjang oleh Avip Priatna (Konduktor Terbaik tahun 2012 yang bertaraf internasional) dan Trie Utami (musisi dan penyanyi) dari 2010-2011, terbentuklah sebuah grup vokal yang bernama Sparkling yang beranggotakan Shelya, Natasya, Maria, dan saya Genia. Grup vokal ini dibimbing langsung oleh Trie Utami sebagai penata vokal dan Andi Rianto sebagai penata musik. Mereka bekerjasama untuk membuat album yang disponsori oleh Indomaret.

“Bisnis adalah seni dan seni yang baik adalah yang mengenal management. Di SBM saya dapat menjadi creative talent dan creativepreneur.”Prestasinya terus bertambah, pada saat Genia di bangku SMP memenangkan berbagai kompetisi yang mewakili SMP Negeri 6 Surabaya, diantaranya menjuarai Lomba Vocal Group PORSENI (Pekan Olah Raga dan Seni) tingkat Jawa Timur, menjadi juara 1 Lomba Pop Group Deteksi Convention yang diadakan oleh Jawa Pos. Sedangkan untuk tingkat internasional, ia tergabung dalam paduan suara Spensix Choir yang meraih Silver diploma dan Silver medal pada Asian Choir Games (Lomba Paduan Suara se-Asia) dan International North Sulawesi Choir Competition (Lomba Paduan Suara Internasional di Sulawesi Utara).

Pada saat Genia SMA prestasi dalam bidang musiknya terus berkembang, Ia menjadi juara 1 Final Lomba Vokal Solo Idola Remaja Tingkat Jawa Timur, juga tergabung dalam Paduan Suara Gita Smala yang menjadi Juara 1 dan meraih Gold Medal pada Festival Paduan Suara tingkat Nasional di ITB kategori Mix Youth, meraih Silver Medal pada Festival Paduan Suara ITB kategori Folklore dan Internasional, kemudian ia bergabung dalam grup vokal Semanggi yang menjadi semi finalis acara Suara Indonesia yang diadakan oleh Trans TV. Walaupun hanya sampai babak semifinal, tidak menyurutkan langkahnya untuk mengikuti kompetisi vokal grup bergengsi lainnya. Terbukti dengan menjadi juara FOGI (Festival Vocal Group Indomaret) tahun 2010.

 

Hobi Genia dalam bidang musik terutama menyanyi terus berkembang menjadi bidang yang ditekuninya secara profesional. Sejak menjuarai FOGI (Festival Vocal Group Indomaret) tahun 2010, keberhasilan itu membawanya ke dunia Industri Musik Indonesia secara profesional. Setelah melalui kompetisi dan audisi yang panjang oleh Avip Priatna (Konduktor Terbaik tahun 2012 yang bertaraf internasional) dan Trie Utami (musisi dan penyanyi) dari 2010-2011, terbentuklah sebuah grup vokal yang bernama Sparkling yang beranggotakan Shelya, Natasya, Maria, dan saya Genia. Grup vokal ini dibimbing langsung oleh Trie Utami sebagai penata vokal dan Andi Rianto sebagai penata musik. Mereka bekerjasama untuk membuat album yang disponsori oleh Indomaret.

“Bisnis adalah seni dan seni yang baik adalah yang mengenal management. Di SBM saya dapat menjadi creative talent dan creativepreneur.”