PELATIHAN PENGOLAHAN MAKANAN BERBASIS JAMUR DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA

foto for artikel WDKeragaman pangan berdasarkan budaya Indonesia perlu dipertahankan kelestariannya.Salah satu wisata kuliner yang dapat diaplikasikan dalam pemanfaatan secara maksimum yaitu pengolahan makanan berbasis jamur, dimana hasil pengolahan tersebut diharapkan dapat meningkatkan atau menjadikan alternatif sumber pendapatan rumah tangga dan meningkatkan kualitas gizi masyarakat.foto for artikel WDKeragaman pangan berdasarkan budaya Indonesia perlu dipertahankan kelestariannya.Salah satu wisata kuliner yang dapat diaplikasikan dalam pemanfaatan secara maksimum yaitu pengolahan makanan berbasis jamur, dimana hasil pengolahan tersebut diharapkan dapat meningkatkan atau menjadikan alternatif sumber pendapatan rumah tangga dan meningkatkan kualitas gizi masyarakat.Tim Pengabdian Masyarakat SBM ITB yang terdiri dari Dosen SBM ITB yaitu Qorri Aina, Sri Herliana dan Umi Zuraida pada Tanggal 27 Oktober 2013 melakukan pengabdian masyarakat dengan melakukan pelatihan dengan topik ?Pengolahan Makanan Berbasis Jamur alam Meningkatkan Pendapatan Rumah tangga?. Tujuan pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah melakukan pemberdayaan kepada masyarakat, khususnya wanita/ibu rumah tangga dalam memanfaatkan pengolahan makanan berbasis jamur untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga. Sasaran dari pengabdian masyarakat ini adalah secara spesifik menghasilkan masyarakat (khususnya wanita/ibu rumah tangga) yang dapat memahami dan mempraktekan pengolahan makanan berbasis jamur. Dengan adanya usaha mengoptimalkan pengolahan makanan diharapkan adanya peningkatan kecukupan gizi dan adanya peningkatan pendapatan masyarakat.

Pengabdian masyarakat ini dilakukan kepada para wanita di Desa Margajaya Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang. Pengabdian masyarakat ini sebagai kontribusi dari Perguruan Tinggi yang memiliki tri darma yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu diharapkan dapat terjalinnya hubungan yang harmonis antara dunia perguruan tinggi (khususnya ITB) dan masyarakat.

Sejak tahun 2013, SBM ITB membuka program studi sarjana kewirausahaan di Kampus ITB Jatinangor. Keberadaan SBM ITB di Kampus ITB Jatinangor, diharapkan tidak hanya mampu menghasilkan wirausaha-wirausaha yang handal, tetapi juga mampu memberdayakan masyarakat di sekitar kawasan Jatinangor.Tim Pengabdian Masyarakat SBM ITB yang terdiri dari Dosen SBM ITB yaitu Qorri Aina, Sri Herliana dan Umi Zuraida pada Tanggal 27 Oktober 2013 melakukan pengabdian masyarakat dengan melakukan pelatihan dengan topik ?Pengolahan Makanan Berbasis Jamur alam Meningkatkan Pendapatan Rumah tangga?. Tujuan pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah melakukan pemberdayaan kepada masyarakat, khususnya wanita/ibu rumah tangga dalam memanfaatkan pengolahan makanan berbasis jamur untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga. Sasaran dari pengabdian masyarakat ini adalah secara spesifik menghasilkan masyarakat (khususnya wanita/ibu rumah tangga) yang dapat memahami dan mempraktekan pengolahan makanan berbasis jamur. Dengan adanya usaha mengoptimalkan pengolahan makanan diharapkan adanya peningkatan kecukupan gizi dan adanya peningkatan pendapatan masyarakat.

Pengabdian masyarakat ini dilakukan kepada para wanita di Desa Margajaya Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang. Pengabdian masyarakat ini sebagai kontribusi dari Perguruan Tinggi yang memiliki tri darma yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu diharapkan dapat terjalinnya hubungan yang harmonis antara dunia perguruan tinggi (khususnya ITB) dan masyarakat.

Sejak tahun 2013, SBM ITB membuka program studi sarjana kewirausahaan di Kampus ITB Jatinangor. Keberadaan SBM ITB di Kampus ITB Jatinangor, diharapkan tidak hanya mampu menghasilkan wirausaha-wirausaha yang handal, tetapi juga mampu memberdayakan masyarakat di sekitar kawasan Jatinangor.