Message from the Dean

10882146_1032198286807331_3200218653554515097_nAss. Wr. Wrb. Salam sejahtera bagi kita semua. Selaku pimpinan Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung, kami mengucapkan selamat ulang tahun bagi SBM ITB yang ke-11. Semoga kiranya di tahun-tahun mendatang SBM ITB akan selalu dalam rahmat dan lindungan Tuhan Yang Maha Esa.
Pertama-tama kami sangat berterimakasih dan memberikan apresisasi sebesar-besarnya bagi seluruh pihak yang mendukung SBM ITB hingga mencapai usia yang ke-11 ini. Terutama bagi seluruh staf dosen, staf asisten akademik, staf karyawan, semua mitra industri dan universitas baik dari dalam maupun luar negeri, seluruh mahasiswa baik tingkat sarjana, magister hingga doktor beserta dengan para orang tua mahasiswa.10882146_1032198286807331_3200218653554515097_nAss. Wr. Wrb. Salam sejahtera bagi kita semua. Selaku pimpinan Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung, kami mengucapkan selamat ulang tahun bagi SBM ITB yang ke-11. Semoga kiranya di tahun-tahun mendatang SBM ITB akan selalu dalam rahmat dan lindungan Tuhan Yang Maha Esa.
Pertama-tama kami sangat berterimakasih dan memberikan apresisasi sebesar-besarnya bagi seluruh pihak yang mendukung SBM ITB hingga mencapai usia yang ke-11 ini. Terutama bagi seluruh staf dosen, staf asisten akademik, staf karyawan, semua mitra industri dan universitas baik dari dalam maupun luar negeri, seluruh mahasiswa baik tingkat sarjana, magister hingga doktor beserta dengan para orang tua mahasiswa.

Dalam suasana ulang tahun ini, ijinkan kami untuk menyampaikan beberapa hal terkait dengan RENSTRA (Rencana Strategis), RENIP (Rencana Induk Pengembangan) serta pencapaian dan prestasi yang telah diraih oleh SBM ITB. Secara umum, SBM ITB telah mengusun RENIP (Rencana Induk Pengembangan) untuk periode 2015-2030. RENIP ini menjadi benang merah antar periode RENSTRA yang dapat menjaga konsistensi dan pengarahan yang lebih tepat.

Sejak didirikan pada tanggal 31 Desember 2003, SBM ITB ada dalam tiga periode RENSTRA yaitu tahun 2004-2009, 2009-2014, 2014-2019. RENSTRA ini disusun sebagai tonggak waktu (milestone) rencana strategi setiap periode lima tahun. Pada periode pertama, pendiri SBM beserta jajarannya membangun landasan dan sistem di SBM ITB yang mencakup visi misi, nilai-nilai, the do’s dan the don’ts untuk mencapai ikatan kebersamaan dan diakui oleh komunitas ITB serta bangsa Indonesia.

Pada periode kedua, SBM mulai menumbuhkembangkan banyak kerjasama dengan mitra universitas dan industri. Melalui kerjasama yang dibangun, SBM berhasil mengembangkan program yang bersifat international mobility baik bagi dosen maupun mahasiswa seperti program joint research, faculty exchange, student exchange, double degree, boot-camp, publikasi, dll. (Klik tautan daftar: partner universitas dan partner industri -Red). Selain itu SBM juga mulai menjadi anggota badan akreditasi internasional seperti EFMD (European Foundation for Management Development), AACSB (Association to Advance Collegiate Schools of Business), ABEST21 (the Alliance on Business Education and Scholarship for Tomorrow, a 21st century organization). Tahun 2013 SBM mendapatkan akreditasi dari ABEST21 untuk program MBA. Dalam periode ini di Kampus ITB Jatinangor, SBM mengembangkan Program Studi Sarjana Kewirausahaan yang menjadi bidang keahlian sejak awal SBM didirikan. Program Studi Kewirausahaan ini adalah program studi pertama di Asia Tenggara yang khusus menyelenggarakan pendidikan kewirausahaan. Ini adalah salah satu bentuk kepeloporan SBM ITB.

Periode ketiga, yaitu kurun waktu 2014-2019 yang akan datang, SBM ITB menyusun rencana strategis untuk go international dengan itikad menjalankan penyelenggaraan pendidikan sesuai standar akreditasi triple crown dari EQUIS, AACSB dan AMBA. Untuk mendukung usaha internasionalisasi tersebut, ada beberapa program yang sudah disiapkan. Salah satunya adalah kelas Sarjana Manajemen Bisnis Internasional yang akan dimulai pada bulan Agustus 2015. Selain itu, kelas MBA ASEAN yang juga akan dimulai pada bulan Agustus 2015. Pembukaan kedua kelas baru ini didukung oleh dana hibah inovasi pembelajaran yang diberikan oleh ITB. Targetnya adalah mahasiswa yang bersedia masuk ke program double degree kerjasama SBM dengan mitra universitas luar negeri. Program ini sedang dijajaki dengan beberapa mitra universitas. Tak berhenti disitu saja, kelas MBA di kota Qatar, Arab Saudi akan dimulai pada bulan Januari 2015.

Selain itu, SBM menandatangai kerjasama dengan MarkPlus Institute untuk kelas Strategic Marketing MBA yang akan dimulai pada bulan Agustus 2016. Semua rencana strategis ini akan didukung oleh dosen SBM yang sedang mengambil studi doktoral dan akan segera kembali ke tanah air. Mereka diharapkan dapat memberikan kontribusi terbaiknya bagi SBM. Keikutsertaan SBM dalam ASEAN University Network on Business Economics serta penunjukan SBM sebagai Chair of Committee of Development of Collaborative Global Joint Research dalam organisasi ASIAN Cooperative Program bersama dengan Universitas Brawijaya-Indonesia, Universiti Tunku Abdul Rahman-Malaysia, UUM-Malaysia, Universitas Gadjah Mada-Indonesia, Kansai University of International Studies-Jepang.

Selain pengembangan program internasionalisasi, pembangunan fasilitas fisik baru penunjang aktivitas perkuliahan juga akan dimulai pada tahun 2015. SBM ITB bekerjasama dengan PT Freeport Indonesia akan membangun fasiltas gedung baru di area Kampus ITB Ganesha, Bandung. Pembangunan gedung baru ini diharapkan dapat menunjang penelitian kewirausahaan dan pembangunan kawasan bisnis.

Masih dalam periode RENSTRA yang ketiga, hubungan dengan mitra industri akan ditingkatkan tidak hanya sebagai program penunjang perkuliahan seperti magang dan rekrutmen, namun ke depannya SBM ITB akan mendukung mitra industri dalam bentuk konsultasi di bidang bisnis dan manajemen. Untuk mendukung Program Pemerintah dalam peningkatan kualitas wirausaha di Indonesia, SBM akan fokus berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat lokal. Salah satunya membantu PEMDA Jawa Barat untuk mengembangkan 100.000 wirausaha baru, menyiapkan industri-industri andalan untuk melakukan ekspor, dan membantu perencanaan pembangunan bandara baru di Kertajati Majalengka.

Dalam kurun waktu 11 tahun sejak berdirinya SBM ITB, banyak sekali pencapaian serta prestasi yang membanggakan telah diraih oleh mahasiswa, dosen, serta institusi. Mulai dari menjadi Indonesia Best B-School in Indonesia 2009 oleh Majalah SWA, Indonesia Best School of Management 2013 dan 2014 oleh Majalah Mix Marketing, memperoleh Kellog Innovation Network Award in Recognition of the Continuous Commitment in Innovation 2013. Selain meraih penghargaan, SBM ITB pun telah tersertifikasi ISO 9001:2008 pada tahun 2014. Mahasiswa SBM ITB juga banyak meraih penghargaan di berbagai kompetisi bisnis, seperti mahasiswa SBM ITB program Sarjana Manajemen berhasil meraih peringkat ke-3 dalam ajang kompetisi bisnis internasional L’oreal Brandstorm di Paris tahun 2011, mahasiswa program Sarjana meraih peringkat ke-1 dalam ajang Unilever Future Leaders League 2014 di Singapore pada tahun 2014, mahasiswa program MBA meraih peringkat ke-1 dalam ajang the 5th PPM Regional Business Case Competition 2014 di Jakarta dan masih banyak lagi.

Selain itu prestasi dari para staf pengajar SBM ITB juga memberikan kontribusi serta prestasi yang membanggakan. Antara lain Dr.Ir. Aries F Firman menerima penghargaan sebagai best presenter dalam seminar internasional “Innovations in Accelerating Infrastructure Competitiveness and Sustainability”, Prof. Togar Simatupang menerima award sebagai Best Reviewer pada the 6th International Conference on Operations and Supply Chain Management (OSCM) 2014, dan beberapa prestasi lain yang membanggakan di kancah nasional dan internasional.

Semoga SBM ITB semakin sukses dan dapat terus memberikan kontribusi yang terbaik bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

Ass. Wr. Wrb.

Salam,

Prof. Sudarso Kaderi Wiryono

Dekan Sekolah Bisnis dan Manajemen

Institut Teknologi Bandung

Dalam suasana ulang tahun ini, ijinkan kami untuk menyampaikan beberapa hal terkait dengan RENSTRA (Rencana Strategis), RENIP (Rencana Induk Pengembangan) serta pencapaian dan prestasi yang telah diraih oleh SBM ITB. Secara umum, SBM ITB telah mengusun RENIP (Rencana Induk Pengembangan) untuk periode 2015-2030. RENIP ini menjadi benang merah antar periode RENSTRA yang dapat menjaga konsistensi dan pengarahan yang lebih tepat.

Sejak didirikan pada tanggal 31 Desember 2003, SBM ITB ada dalam tiga periode RENSTRA yaitu tahun 2004-2009, 2009-2014, 2014-2019. RENSTRA ini disusun sebagai tonggak waktu (milestone) rencana strategi setiap periode lima tahun. Pada periode pertama, pendiri SBM beserta jajarannya membangun landasan dan sistem di SBM ITB yang mencakup visi misi, nilai-nilai, the do’s dan the don’ts untuk mencapai ikatan kebersamaan dan diakui oleh komunitas ITB serta bangsa Indonesia.

Pada periode kedua, SBM mulai menumbuhkembangkan banyak kerjasama dengan mitra universitas dan industri. Melalui kerjasama yang dibangun, SBM berhasil mengembangkan program yang bersifat international mobility baik bagi dosen maupun mahasiswa seperti program joint research, faculty exchange, student exchange, double degree, boot-camp, publikasi, dll. (Klik tautan daftar: partner universitas dan partner industri -Red). Selain itu SBM juga mulai menjadi anggota badan akreditasi internasional seperti EFMD (European Foundation for Management Development), AACSB (Association to Advance Collegiate Schools of Business), ABEST21 (the Alliance on Business Education and Scholarship for Tomorrow, a 21st century organization). Tahun 2013 SBM mendapatkan akreditasi dari ABEST21 untuk program MBA. Dalam periode ini di Kampus ITB Jatinangor, SBM mengembangkan Program Studi Sarjana Kewirausahaan yang menjadi bidang keahlian sejak awal SBM didirikan. Program Studi Kewirausahaan ini adalah program studi pertama di Asia Tenggara yang khusus menyelenggarakan pendidikan kewirausahaan. Ini adalah salah satu bentuk kepeloporan SBM ITB.

Periode ketiga, yaitu kurun waktu 2014-2019 yang akan datang, SBM ITB menyusun rencana strategis untuk go international dengan itikad menjalankan penyelenggaraan pendidikan sesuai standar akreditasi triple crown dari EQUIS, AACSB dan AMBA. Untuk mendukung usaha internasionalisasi tersebut, ada beberapa program yang sudah disiapkan. Salah satunya adalah kelas Sarjana Manajemen Bisnis Internasional yang akan dimulai pada bulan Agustus 2015. Selain itu, kelas MBA ASEAN yang juga akan dimulai pada bulan Agustus 2015. Pembukaan kedua kelas baru ini didukung oleh dana hibah inovasi pembelajaran yang diberikan oleh ITB. Targetnya adalah mahasiswa yang bersedia masuk ke program double degree kerjasama SBM dengan mitra universitas luar negeri. Program ini sedang dijajaki dengan beberapa mitra universitas. Tak berhenti disitu saja, kelas MBA di kota Qatar, Arab Saudi akan dimulai pada bulan Januari 2015.

Selain itu, SBM menandatangai kerjasama dengan MarkPlus Institute untuk kelas Strategic Marketing MBA yang akan dimulai pada bulan Agustus 2016. Semua rencana strategis ini akan didukung oleh dosen SBM yang sedang mengambil studi doktoral dan akan segera kembali ke tanah air. Mereka diharapkan dapat memberikan kontribusi terbaiknya bagi SBM. Keikutsertaan SBM dalam ASEAN University Network on Business Economics serta penunjukan SBM sebagai Chair of Committee of Development of Collaborative Global Joint Research dalam organisasi ASIAN Cooperative Program bersama dengan Universitas Brawijaya-Indonesia, Universiti Tunku Abdul Rahman-Malaysia, UUM-Malaysia, Universitas Gadjah Mada-Indonesia, Kansai University of International Studies-Jepang.

Selain pengembangan program internasionalisasi, pembangunan fasilitas fisik baru penunjang aktivitas perkuliahan juga akan dimulai pada tahun 2015. SBM ITB bekerjasama dengan PT Freeport Indonesia akan membangun fasiltas gedung baru di area Kampus ITB Ganesha, Bandung. Pembangunan gedung baru ini diharapkan dapat menunjang penelitian kewirausahaan dan pembangunan kawasan bisnis.

Masih dalam periode RENSTRA yang ketiga, hubungan dengan mitra industri akan ditingkatkan tidak hanya sebagai program penunjang perkuliahan seperti magang dan rekrutmen, namun ke depannya SBM ITB akan mendukung mitra industri dalam bentuk konsultasi di bidang bisnis dan manajemen. Untuk mendukung Program Pemerintah dalam peningkatan kualitas wirausaha di Indonesia, SBM akan fokus berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat lokal. Salah satunya membantu PEMDA Jawa Barat untuk mengembangkan 100.000 wirausaha baru, menyiapkan industri-industri andalan untuk melakukan ekspor, dan membantu perencanaan pembangunan bandara baru di Kertajati Majalengka.

Dalam kurun waktu 11 tahun sejak berdirinya SBM ITB, banyak sekali pencapaian serta prestasi yang membanggakan telah diraih oleh mahasiswa, dosen, serta institusi. Mulai dari menjadi Indonesia Best B-School in Indonesia 2009 oleh Majalah SWA, Indonesia Best School of Management 2013 dan 2014 oleh Majalah Mix Marketing, memperoleh Kellog Innovation Network Award in Recognition of the Continuous Commitment in Innovation 2013. Selain meraih penghargaan, SBM ITB pun telah tersertifikasi ISO 9001:2008 pada tahun 2014. Mahasiswa SBM ITB juga banyak meraih penghargaan di berbagai kompetisi bisnis, seperti mahasiswa SBM ITB program Sarjana Manajemen berhasil meraih peringkat ke-3 dalam ajang kompetisi bisnis internasional L’oreal Brandstorm di Paris tahun 2011, mahasiswa program Sarjana meraih peringkat ke-1 dalam ajang Unilever Future Leaders League 2014 di Singapore pada tahun 2014, mahasiswa program MBA meraih peringkat ke-1 dalam ajang the 5th PPM Regional Business Case Competition 2014 di Jakarta dan masih banyak lagi.

Selain itu prestasi dari para staf pengajar SBM ITB juga memberikan kontribusi serta prestasi yang membanggakan. Antara lain Dr.Ir. Aries F Firman menerima penghargaan sebagai best presenter dalam seminar internasional “Innovations in Accelerating Infrastructure Competitiveness and Sustainability”, Prof. Togar Simatupang menerima award sebagai Best Reviewer pada the 6th International Conference on Operations and Supply Chain Management (OSCM) 2014, dan beberapa prestasi lain yang membanggakan di kancah nasional dan internasional.

Semoga SBM ITB semakin sukses dan dapat terus memberikan kontribusi yang terbaik bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

Ass. Wr. Wrb.

Salam,

Prof. Sudarso Kaderi Wiryono

Dekan Sekolah Bisnis dan Manajemen

Institut Teknologi Bandung